October 21, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Dampak Krisis Utang Evergrande, Harga Material Bangunan Melonjak

BeritaIndo – Krisis Keuangan yang melanda pengembangan properti raksasa asal China, Evergrande Group, tengah mencuri perhatian dunia. Diketahui, Evergrande Group terlilit Utang Sebanyak 300 Miliar Dollar AS atau sekitar Rp 4,276 triliun.

Fenomena yang dialami Evergrande Group ini dikhawatirkan berdampak pada sektor properti global, termasuk indonesia.

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono mengakui beberapa barang material mulai mengalami peningkatan harga cukup signifikan, seperti besi.

Selain besi, harga material lain tentunya kaan mengalami peningkatan, terutama yang diimpor dari China. Dia berharap, krisis risiko gagal bayar seiring lilitan utang Evergrande Group bisa teratasi agar kondisi bisnis konstruksi di Indonesia dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma mengungkapkan, efek negatif dari Evergrande Group Justru dinilai positif dari sisi investasi bagi perseroan.

”Karena ada efeknya disana, aliran dana mungkin akan pull out dari beberapa titik,” Taufik menambahkan.

Dia berharap, dana asing yang dibenamkan para investor di China itu bisa keluar dan menjadi sumber perolehan investasi perseroan. Waskita karya akan melaksanakan righ issue atau Hak Memesan Efek terlebih dahulu.

Perseroan berencana mendapatkan persetujuan penambahan modal dengan menerbitkan saham baru seri B sebesar 24,56 miliar saham.

Besaran nominal dari penerbitan saham tersebut sebesar Rp 100 persaham melalui mekanisme penawaran umum terbatas. Aksi korporasi ini selambat-lambatnya bakal dilaksanakan menjelang akhir tahun ini dengan target Rp 12 triliun.