October 21, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Cerita Keji Teroris KKB Pegunungan Bintang Tendang Nakes Ke Jurang

BeritaIndo – Aksi keji dilakukan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat menyerang tenaga kesehatan (Nakes) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Para nakes yang melarikan diri usai puskesmas tempat mereka bekerja dibakar dikejar oleh teroris KKB, dianiaya, hingga ditendang ke jurang.

Sembilan orang nakes selamat telah dievakuasi dari Kiwirok menggunakan helikopter TNI dan tiba di Lapangan Makodam XVII Cenderawasih, Jayapura, pada Jumat (17/9/2021).

Marselinus Ola Attanila, salah satu nakes yang selamat dari peristiwa kelam itu, lalu menceritakan aksi  keji yang dilakukan anggota teroris KKB.

Awalnya, pada Senin (13/9) sekitar pukul 07:00 WIT, para nakes yang tengah bertugas di Puskesmas Kiwirok diberi tahu bahwa akan ada penyerangan teroris KKB kepada aparat TNI-Polri. Anggota teroris KKB lalu mengirim pesan kepada nakes, yang isinya meminta nakes tetap tenang dan bersiaga untuk mengobati anggota teroris KKB yang terluka akibat penyerangan ke TNI-Polri.

”Jadi kami nakes tidak berpikir takut karena sudah ada pernyataan teroris KKB untuk membantu mereka kalau ada yang terluka saat terjadi kontak tembak dengan TNI.Kami tidak pernah terpikir kalau akan terjadi penyerangan terhadap kami sehingga kami diam tenang,” Kata Marselinus.

Menurut Marselinus, situasi seketika berubah sekitar pukul 09:05 WIT. Para teroris KKB yang awalnya berjanji tidak menyerang nakes malah langsung menuju Puskesmas Kiwirok dan memecahkan kaca bangunan. Tak Hanya itu, mereka juga menyiram bangunan dengan bensin dan melakukan pembakaran.

”Kemudian mereka bergeser ke barak dokter yang bersebelahan dengan Puskesmas dan melakukan penyerangan dengan menyiram bensin di sekitar barak dokter kmudian dibakar,” ungkapnya.

Di dalam barak dokter yang dibakar itu, ada 5 orang nakes, salah satunya dokter. Mereka langsung melarikan diri keluar barak saat api mulai membesar, tapi langsung dikejar dan dianiaya KKB.

Setelah membakar dan menyerang nakes di barak khusus dokter, para anggota teroris KKB lalu bergeser ke barak perawat pada pukul 11:15 WIT. Sementara itu, Marselinus bersama sejumlah nakes lainnya langsung bersembunyi.

Marselinus dan 3 rekannya yang berlari ke arah rumah warga langsung dikejar komplotan teroris KKB bersenjata lengkap. Mereka juga ada yang membawa panah.

Sesampainya di dalam jurang. Marselinus bersama 3 orang suster awalnya sudah merasa aman. Tapi ternyata para teroris KKB ikut turun ke jurang dan mengejar mereka. Marselinus langsung bersembunyi saat mengetahui teroris KKB turun ke jurang.

Para teroris KKB mengira 3 suster yang pingsan itu telah tewas. Mereka kemudian menendang 3 suster itu ke dalam jurang sekitar 300 Meter. Satu dari 3 suster itu yakni, Suster Gabriela, akhirnya tewas akibat penganiayaan teroris KKB.