Berita Indonesia Terlengkap

Berita Indonesia Terlengkap

Bos Amazon soal Elon Musk Beli Twitter : China Diuntungkan?

BeritaIndo – CEO Amazon, Jeff Bezos turut mengomentari pengumuman pembelian Twitter oleh CEO Tesla, Elon Musk. Pendiri sekaligus CEO Marketplace ternama itu mengaitkan akuisisi Twitter oleh Musk dengan negara China.

Musababnya, Elon Musk memiliki pabrik Tesla di Shanghai, China atas izin pemerintah setempat. Sementara itu, Twitter merupakan salah satu aplikasi yang dilarang di negara Tirai Bambu tersebut.

Jadi, Bezos mempertanyakan apakah pemerintah China akan mendapat keuntungan atas plangkah Musk membeli Twitter, karena keduanya memiliki hubungan dekat.

”Apakah pemerintah China baru saja mendapat sedikit keuntungan?, Tulis Bezos di Twitter dengan Handle @JeffBezos, seraya meretweet sebuah postingan tentang hubungan Tesla dan China.

Ia kemudian menjawab pertanyaannya sendiri, dengan berkata bahwa jawabannya adalah tidak. Bezos justru beranggapan bahwa tantangan yang dihadapi Musk adalah terkait bisnis Tesla di China, bukan terkait pemblokiran Twitter.

Meski demikian, bos Amazon itu percaya Musk mampu mengatasi tantangan tersebut. Sebab menurutnya, Musk pandai mengorganisir masalah yang dihadapinya.

Pabrik Tesla di China sendiri merupakan fasilitas penting bagi perusahaan, manufaktur itu didirikan pada tahun 2018 dan menjadi fasilitas utama untuk memasok komponen baterai mobil listrik Tesla.

Dalam pandangan Elon Musk, Twitter memiliki potensi yang luar biasa. Terkait keputusan akuisisi Twitter, Musk menyatakan keinginannya melindungi kebebasan atau berpendapat.

”Kebebasan berbicara adalah landasan dari demokrasi, dan Twitter adalah pusat kota digital untuk hal-hal penting bagi masa depan umat manusia yang diperdebatkan disini,” kata Musk dalam keterangan resmi usai pengumuman akuisisi Twitter.

Dalam keterangan yang sama, ia juga berkata akan membuat Twitter menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan menghadirkan fitur-fitur baru, meningkatkan kepercayaan melalui algoritma terbuka, memerangi bot spam hingga mengatentikasi semua pengguna.

Twitter sendiri dibeli oleh Elon Musk senilai 44 miliar dollar AS atau sekitar Rp 634 triliun. Setelah dibeli Elon Musk, Twitter akan menjadi perusahaan privat, bukan lagi perusahaan publik yang melantai di bursa saham AS.

Para pemegang saham akan menerima 54,20 AS (sekitar Rp 750.00) secara tunai untuk per saham Twitter yang mereka miliki.

Angka tersebut sesuai dengan penawaran yang diajukan Musk dan merupakan 38 persen dari premi harga penutupan saham Twitter pada 1 April, hari perdagangan terakhir sebelum Musk mengungkap kepemilikan sahamnya di Twitter awal bulan lalu.