October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Bocah Pangandaran Meninggal Saki Kelamin DIduga Akibat Dicabuli Tetangga

BeritaIndo – Kejadian tragis menimpa seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Anak kelas 4 sekolah dasar itu wafat setelah menderita penyakit menular seksual (PMS).

Diduga dia menjadi korban pencabulan oleh salah seorang tetangganya. Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis kini masih melakukan penyelidikan atas kasus memilukan tersebut.

AR (38) ayah tiri korban menuturkan kronologis kejadian yang menimpa anak perempuan tersebut ”Jadi awalnya pertengahan bulan puasa lalu, anak saya mengeluhkan sakit. Dia mengalami demam, dihidungnya ada bintik-bintik hitam seperti luka bakar,” Kata AR.

Saat itu orang tua mengira korban mengalami sakit cacar, kemudian dibawa berobat. Tapi penyakitnya tak kunjung sembuh. Bahkan orang tua sempat mengira korban terkena teluh atau santet.

Selama berbulan-bulan korban terus merasakan sakit. Bintik hitam yang muncul semakin banyak. Penyakitnya tak kunjung sembuh. Kondisi kesehatannya terus menurun.

Hingga sekitar 10 hari lalu, kondisi kesehatan korban kian memburuk. Tubuhnya lemas.”Bahkan untuk sekedar menyuap nasi dia ngak kuat. Leuleus pak katanya. Mau di ambil sampel darah ternyata ngak bisa, mungkin karena kurang cairan tubuh.

Kemudian korban dirujuk RSUD Pandega Pangandaran. Tim dokter sempat menduga korban mengidap penyakit lupus.

Mendapati bocah menunjukkan hasil positif penyakit menular seksual, tim dokter dan pihak keluarga tentu saja kaget. Tim medis sampai melakukan 3 kali pemeriksaan darah untuk meyakinkan kasus penyakit diderita korban.

Pihak keluarga langsung melaukan pendekatan kepada korban diajak bicara mengenai apa yang sudah menimpa kepada dirinya. Korban akhirnya mau bercerita kepada neneknya. Bahwa sebelum mengalami sakit di pertengahan bulan puasa lalu, korban mengaku ketiduran di rumah salah seorang tetangga. Dia mengaku dibekap dan mengalami aksi kekerasan seksual.

Seketika itu juga pihak keluarga langsung melapor ke polisi pada Jumat siang. Kabar itu menyebar di lingkungan rumah korban. Orang yang dituduh oleh korban itu langsung digeruduk warga pada malam harinya. Beruntung polisi sigap, terlapor langsung diamankan ke Mapolres Ciamis.

Kabar meninggalnya korban semakin menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat setempat. Pagi rumah terlapor yang berlokasi di pinggir jalan raya itu tampak sepi. Sementara sejumlah warga tersebut berdatangan untuk melayat korban.

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Namun terkait tuduhan pencabulan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam. Polisi masih melakukan pemeriksaan tehradap saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti.