October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Biden Beri Penghormatan Terakhir Untuk 13 Tentara AS yang Tewas di Kabul

BeritaIndo – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, memberikan penghormatan terakhir untuk 13 tentara AS yang tewas dalam serangan bom bunuh diri di gerbang bandara kabul, Afghanistan. Jenazah para tentara itu tiba di AS pada Minggu (29/8) waktu setempat setelah diterbangkan dengan pesawat militer dari Kabul.

Seremoni penghormatan terakhir untuk 13 tentara AS itu berlangsung hening dan Khidmat di Pangkalan Udara Dover. Biden didampingi oleh istrinya, Jill, saat menghadiri seremoni tersebut.

Sebelum menghadiri seremoni itu, Biden dan Jil terlebih dulu menemui keluarga para tentara AS itu secara privat.

Diketahui bahwa para tentara yang meninggal berusia di antara 20-31 tahun, dan berasal dari berbagai wilayah mulai dari California hingga Massachusetts. Lima tentara diantaranya baru berusia 20 tahun yang berarti mereka lahir tidak lama sebelum serangan 11 September 2001 yang menjadi alasan AS mengerahkan operasional militer ke Afghanistan.

Para tentara AS yang tewas ini bertugas mengamankan proses evakuasi yang diwarna kekacauan di bandara Kabul, setelah kelompok Taliban berkuasa.

Sebagai penghormatan terakhir, Biden meletakkan tangannya di dada dan menutup mata sambil berdoa saat setiap peti jenazah diturunkan dari pesawat militer dan dimasukkan ke dalam kendaraan yang menunggu.

Biden didampingi oleh sejumlah menteri dan penasihatnya dalam seremoni ini, termasuk Menteri Pertahanan Lloyd Austin, Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken.

Tewasnya 13 tentara AS dalam serangan bom di Kabul ini menjadi kematian pertama bagi militer AS di Afghanistan sejak Februari 2020. Sebanyak 11 tentara di antaranya merupakan personel Marinis AS, dengan satu lainnya merupakan tentara Angkatan Laut As dan satu lainnya merupakan tentara Angkatan Darat AS.