October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Bentrok Tewaskan 2 Petani Tebu, Polisi Sebut Ada Provokasi Preman

BeritaIndo – Polisi telah mengamankan 20 orang usai bentrokan yang terjadi di lahan tebu hingga menewaskan dua petani. Polres Indramayu menyebutkan beberapa di antarnaya merupakan provokator.

Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif mengatakan bentrokan terjadi karena adanya provokasi dari sekelompok orang yang ingin menguasai lahan tebu. Kelompok tersebut, diaktakan Lukman, mengintimidasi petani yang telah bermitra dengan PG Jatitujuh soal lahan garapan.

”Ada segerombolan preman yang ingin menguasai lahan, dan dia mengintimidasi apra petani. Ada provokasi dari segelintir orang, yang melakukan tindak pidana dengan senjata tajam (sajam) dan melukai petani yang menggarap lahan tebu,” Kata Lukman dalam keterangan yang diterima, Selasa (5/10/2021).

Lukman mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara adanya dugaan salah satu organisasi masyarakat dalam kejadian bentrokan.” Sudah kita amankan beberapa pentolan-pentolannya,” Kata Lukman.

Lukman mengatakan saat ini situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Lukman mengaku sebelumnya telah berkoordinasi dengan ormas yang terlibat bentrok terkait persoalan kemitraan garapan lahan tebu dengan PG Jatitujuh.

”Petani yang ikut (bentrok) sebenarnya tidak tahu apa-apa. Mereka baik semua. Karena diprovokasi, diajak dan diintimidasi akhirnya ikutan,” kata Lukman.

Sebelumnya, puluhan orang diamankan usai bentrokan sekelompok orang di Indramayu yang mengakibatkan dua petani tebu tewas. Polisi tengah menyelidiki kasus tersebut.

”Polres Indramayu sudah mengamankan 20 orang untuk dilakukan pemeriksaan,”Ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (5/10/2021).

Dua petani tebu asal Majalengka tewas mengenaskan. Korban diserang dan dibacok sekelompok orang bersenjata tajam di lahan tebu milik PG Jatitujuh, Indramayu, Jawa Barat.

Lokasi kejadian ini berlokasi di perbatasan Majalengka-Indramayu atau tepatnya di Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana, Indramayu, Senin (4/10/2021). Informasi yang dihimpun, dua warga Majalengka yang tewas bernama Suhenda dan Yayan. Jasad dua korban itu dibawa ke Puskesmas Jatitujuh Majalengka.