October 24, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

BEM Unsri Siap Kawal Kasus Mahasiswi Diduga Dicabuli Dosen Pembimbing

BeritaIndo – Postingan viral berisi curhat mahasiswi yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen viral. BEM KM Universitas Sriwijaya (Unsri) mengaku bakal mengawal kasus ini.

”Ita, tentu akan kita kawal,” Kata Presiden BEM KM Unsri, Dwinky Sandi.

Menurutnya, korban belum membuat pengaduan secara resmi. Dwiky mengatakan korban baru menceritakan kasus ini lewat akun media sosial kepada BEM Unsri.

Dia mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, kasus dugaan pelecehan seksual ini telah dikoordinasikan dengan ketua program studi. Dwiky mengaku memahami kondisi korban dan berjani tetap membantu mengawal dan menelusuri fakta terkait kasus ini.

”Kita terus menelusuri kasus ini sampai ada kejelasan. Kalau nantinya terbukti peristiwa itu memang benar adanya, semua prosesnya akan kita serahkan ke pihak yang berwajib,” Ucapnya.

Dosen yang disebut berinisial A itu diduga melakukan pelecehan seksual saat mahasiswi tersebut melakukan bimbingan skripsi. Mahasiswi tersebut bercerita bahwa dia mendatangi dosem pembimbingnya untuk berkonsultasi mengenai skripsinya pada Sabtu (25/9).

Dia mengaku sempat bercerita bahwa dia sedang menghadapi masalah keluarga. Dia mengaku kemudian di peluk si dosen.

”Saat bercerita dengannya, aku merasa makin sedih sampai akhirnya aku di peluk oleh dosen tersebut. Setelah memeluk, dia akhirnya menandatangani berkas sidang tersebut. Aku kaget dan aku pikir itu hanya bentuk empati atas masalah yang kualami.”Katanya.

Saat berpamitan, katanya, dosen A disebut ,mengulangi tindakan tersebut. Dia menyebut dosen itu juga menciumnya dan meraba tubuhnya. Dia mengaku syok dan takut berteriak karena takut urusannya dipersulit. Dia juga mengaku fosen itu pernah melakukan onani di hadapannya.

Pengunggah tak menyebut dengan detail dimana peristiwa itu terjadi. Meski demikian, ada postingan yang menyertakan kalau aduan soal dugaan pelecehan seksual itu telah diterima oleh BEM Unsri.

Dia mengaku pihaknya masih menelusuri kebenaran dugaan pelecehan seksual tersebut. Dia mengatakan pihaknya bakal mengumpulkan informasi lebih lanjut soal cerita itu.