October 25, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Bejat Kelakukan Bapak Tiri Perkosa ABG dan Visumnya Bikin Terperanjat

BeritaIndo – Ulah AR(48) sebagai bapak sungguh bejat. Pria asal Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) memperkosa naka tirinya berkali-kali.

Perbuatan keji AR Akhirnya terbongkar. Pria tersebut akhirnya dicokok polisi. AR ditangkap di Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, Kaltim pada Rabu, 22 September 2021.

Awalnya, korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada tetangga. Tetangga itu lalu memberi tahu ayah kandung korban dan melapor ke pihak kepolisian.

”Usai mendapatkan laporan, kemudian kita bawa korban untuk divisum dan langsung mengamankan pelaku di kediamannya, dengan barang bukti pakaian korban,” Kata Kanit PPA, Ipda Loewensky Karisoh.

Tindakan AR terhadap korban yang masih berusia 16 tahun kategori anak-anak berdasarkan Undang-Undang memicu kecaman keras. Korban menderita secara fisik maupun psikis. Belakangan terungkap fakta yang bikin publik tambah geram. Korban mengalami sakit pada bagian alat vitalnya.

Polisi yang melakukan visum hingga pengecekan ulstrasonografi (USG) menemukan ada alat konstrasepsi yang tertinggal di kemaluan korban.

Dia menjelaskan, korban mengaku sudah merasakan sakit pada organ intimnya sejak awal September. Korban awalnya menduga sakit itu akibat tindakan keras seksual yang dilakukan ayah tirinya.

Aksi bejat AR diduga dilakukan sejak 2020. AR terakhir melakukan aksi bejat terhadapat anak tirinya pada Kamis (16/9/2021).

Namun, tersangka AR mengaku telah 20 kali memperkosa anak tirinya. Dia juga mengelat menggunakan alat kontrasepsi saat memperkosa korban. Polisi masih menyelidiki dan mencari fakta-fakta kasus ini.

Akibat perlakuat bejat AR, korban dan ibunya mengalami trauma mendalam. Setelah terungkapnya pemerkosaan yang dialami anak kandungnya, ibu korban saat ini dirawat di rumah sakit (RS).

Tersangka AR menjalankan tindakan keji tersebut pada siang hari saat ibu korban berjualan hingga larut malam di perusahaan. Pelaku juga selalu mengancam menggunakan senjata tajam. AR mengancam akan membunuh korban jika perbuatannya diketahui orang lain.

AR dijerat Pasal 81 ayat 1 , 2 , 3 UU RI No 17 Tahun 2016, tentang penetapan Perppu No 01 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak juncto Pasal 64 KUHP. Pelaku terancam pidana 18 tahun.