October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Ancaman Pecat Menanti Belasan Polisi yang Jual Sabu Hasil Tangkapan

BeritaIndo – Sebelas oknum polisi di Sumatera Utara (Sumut) terlibat kasus narkoba dengan menjual sabu yang didapatkan hasil dari tangkapan, ke-11 Oknum polisi itu kini menghadapi ancaman pemecatan.

Ancaman tersebut datang langsung dari Kapolda Sumut Irjen Panca Putra. Ia tak ragu dan bakal segera memecat 11 anak buahnya itu.

”Sekarang masih dalam tahanan mereka. Sekarang masih persidangan, nunggu proses persidangan kode etik. Mudahn-mudahan nanti kita berikan tindakan tegas pemberhentian dengan tidak hormat. Kata Panca.

Para tersangka kini dititipkan di Lapas Pulau Simardan, Tanjungbalai. Berkas perkara bakal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungbalai untuk disidangkan.

Penangkapan para tersangka ini berawal dari penemuan sabu pada 19 Mei 2021. Ada 76 bungkus sabu yang ditemukan dengan tiap bunkus berisi 1kg sabu.

Sabu ditemukan di sebuah kapal wilayah perairan Sei Lunang, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan. Dalam perjalanan penangkapan itu, ada 19 bungkus barang bukti yang diduga digelapkan.

Singkat cerita, Polda Sumut menangkap seorang oknum Satpol Air Polres Tanjungbalai saat hendak bertransaksi dengan warga di Batu Bara. Setelah diusut lebih lanjut, barang bukti narkoba itu merupakan bagian dari 19 bungkus sabu yang diduga digelapkan saat penangkan di Sei Lunang.

Penangkapan oknum polisi di Batu Bara itu mengungkapkan fakta bahwa sebenarnya ada 76 kg barang bukti sabu tak bertuan yang diamankan di Sei Lunang. Sementara itu, yang awalnya dilaporkan ke Polres Tanjung Balai hanya 57kg.

Polda Sumut melakukan pengembangan hingga ditetapkan 14 tersangka, yang terdiri atas 11 oknum polisi dan 3 orang lainnya warga sipil. Polisi mengamankan 10kg sabu dari para tersangka. Polisi menduga ada 9 bungkus sabu yang sudah terjual.