October 18, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Ancaman Dari Korut Kian Nyata Usai Rudal Hipersonik Diuji Coba

BeritaIndo – Korea Utara (Korut) berhasil melakukan uji coba rudal hipersonik. Keberhasilan Korut terkait rudal ini disebut sebagai ancaman bagi para tetangga Pyongyang dan Komunitas Internasional.

Uji Coba rudal ini dilakukan pada Selasa (28/9) waktu setempat. Kantor berita resmi Korut, Korea Central New Agency melaporkan peluncuran tersebut adalah signifikansi strategis yang besar, seiring negara tersebut berusaha untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.

Rudal hipersonik bergerak jauh lebih cepat dan lebih gesit daripada rudal biasa, membuat rudal-rudal tersebut jauh lebih sulit bagi sistem pertahanan rudal untuk mecegatnya.

”Dalam uji peluncuran pertama, para ilmuwan pertahanan nasional mengonfirmasi kontrol navigasi dan stabilitas rudal aktif,” Kata KCNA.

Media tersebut juga menyebut bagaimana Korut berusaha meningkatkan kemampuan pertahanannya hingga seribu kali lipat. Ini merupakan kesekian kalinya Korut menguji senjata nuklir dalam beberapa bulan terakhir.

Korut juga menembakkan rudal jarak pendek ke laut. Tak lama setelah peluncuran rudal itu, Duta besar Korut untuk PBB bersikeras bahwa negara tersebut memiliki hak yang tidak dapat disangkal untuk menguji senjatanya.

Kepal Staf Gabungan Korea Selatan menyatakan, proyektil itu ditembakkan dari provinsi Jagang ke perairan lepas pantai timur. Juru Bicara Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa itu tampaknya rudal balistik.

Kurang dari satu jam kemudian, Dubes Pyongyang untuk PBB Kim song mengatakan kepada Majelis Umum PBB di New York.” Tidak ada yang bisa menyangkal hak membela diri untuk DPRK.

Washington mengutuk peluncuran rudal tebraru Korea Utara itu, menyebutnya sebagai ancaman bagi para tetangga Pyongyang dan komunitas Internasional.

”Peluncuran ini melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB. Kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.”Komitmen kami untuk pertahanan Republik Korea dan Jepang tetap kuat,” Imbuh Deplu AS.

Pyongyang berada di wilayah di bawah beberapa sansi internasional atas program terlarangnya untuk mengembangkan senjata nuklir dan rudal balistik.

Sementara itu, Dubes Kim Song dalam pidatonya di Sidang Umum PBB mengatakan Korea Utara memiliki Hak mengembangkan, menguji memproduksi dan memiliki sistem senjata yang setara dengan yang dimiliki Korea Selatan dan Sekutunya AS.