October 24, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

5 Tersangka Kasus Antigen Bekas di Bandara Kualanamu Disidang Pekan Depan

BeritaIndo – Berkas perkara kasus swas antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara (SUMUT), telah lengkap. Tim Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Pakam telah menyerahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri (PN) Lubuh Pakam Kelas IA.

”Berkas perkara diajukan secara terpisah dalam lima berkas, demikian keterangan dari PN Lubuk Pakam, Kamis (9/9/2021).

Kelima Tersangka adalah Eks Business Manager Laboratorium Kimia Farma Jl Kartini, Medan Berinisial PM(41) Mantan kurir Laboratorium Kimia Farma, SR (20) mantan CS di Laboratorium Klinik Kimia Farma, DJ(20), mantak pekerja bagian admin Lab Kimia Farma Jl Kartini Medan, MI (41), dan mantan pekerja bagian admin hasil swab , RO (21).

Ketua PN Lubuk Pakam juga telah menunjuk majelis hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut. Mereka ialah Rosihan Juhriah Rangkuti sebagai hakim ketua, Makmur Pakpahan sebagai Hakim anggota 1, serta Munawwar Hamidi sebagai hakim anggota 2.

Sementara itu, panitera pengganti ialah Hendra Pramana Sakti dan Nikson Hutasoit. Berdasarkan musyawarah Majelis hakim, rencananya persidangan pertama akan digelar pada Rabu (15/9) sekitar pukul 10:00 WIB di ruang sidang utama PN Lubuk Pakam Kelas IA.

KKelima tersangka dijerat melanggar UU Kesehatan dan UU Perlindungan Konsumen. Dari dua Lima tersangka, yakni PM dan M akan dikenai pidana pencucian uang.

Dalam kasus ini, PM diduga berperan sebagai penanggung jawab laboratorium dan yang menyuruh melakukan penggunaan coot bud swab antigen bekas. Belakangan diketahui, dia memiliki sebuah rumah mewah yang sedang dibangun yang beralamat di Griya Pasar Ikan, Simpang Priuk, Lubuklinggau.

Polisi memperkirakan, dalam sehari ada 250 orang melakukan tes antigen di laboratorium yang dikelola Kimia Farma di Kualanamu. Setengahnya diduga menjadi korban penggunaan alat tes antigen bekas.