October 24, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

33 Napi Teroris Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur Hingga Cipinang

BeritaIndo – Sebanyak 33 Narapidana teroris (naipter) dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya dan Rutan Cikeas ke sejumlah lembaga pemasyarakatan (Lapas). Mereka menuju Lapas Gunung Sindur hingga Lapas Cipinang.

”Hari ini melaksanakan pemindahan terhadap 33 napiter yang ada di rutan Polda Metro Jaya dan rutan Cikeas. Dimana ke-33 ini sudah mendapatkan inkrah dari pengadilan sehingga mereka harus dipindahkan ke pemasyarakatan, diantaranya adalah Cipinang, Salemba, Karawang, Gunung Sindur, kemudian di Tasikmalaya dan Bekasi,” Kata Dirjen Penegakan Hukum BNPT, Brigjend Pol Eddy Hartono dalam tayangan Youtube BNPT Seperti dilihat.

”Ke-33 memang sudah melalui tahapan penilaian, mereka dikategorikan napiter yang sudah dinaytakan setia kepada NKRI, sehingga mereka dalam kategori medium dan gloris.” Lanjutnya.

Sebelum dipindahkan, Eddy menyebut para naipiter telah menjalani serangkaian tes kesehatan. Sehingga mereka yang berangkan dalam kondisi sehat.

”Tentunya napiter ini sebelum berangkat melakukan cek kesehatan, cek rapid tes, kemudian diberikan makan dan minum sehingga mereka diharapkan ketika mereka sampai di lapas itu dalam keadaan sehat kembali seperti ketika berangkatnya,” Kata dia.

Para napiter itu juga menjalani pengecekan barang-barang yang akan di bawa. Mereka dilarang membawa senjata tajam.

”Di dalam pelaksanaan pemindahan napiter ini kami melakukan prosedur, selain diperiksa kesehatan juga dilakukan cek barang-barang bawaannya, mana yang boleh mana yang tidak boleh. Yang jelas mereka tidak boleh membawa senjata tajam dan barang-barang yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” Katanya.

Eddy menyebut pemindahan ini adalah salah satu program deradikalisasi dari BNPT. Di dalam Lapas, para napiter ini akan menjalani program deradikalisasi sehingga akan setiap kembali kepada NKRI.

”Sehingga deintifikasi dan penilaian kemudian rehabilitasi, redukasi hingga sampai nantinya ketika di lapas mereka akan dikenakan tahapan deradikalisasi adalah reintegrasi sosial, dimana mereka akan kembali ke masyarakat dan diterima di masyarakat. Sehingga insyaallah kami berkeyakinan bahwa mereka akan bisa jadi baik dan kembali ke pengakuan NKRI.