October 21, 2021

BeritaIndo

Berita Indonesia Terlengkap

Eks Napi Di babel Paksa Pelajar Ngamen, Uang di ambil dan korban juga Disodomi

BeritaIndo.Info
Pangkalpinang – 
Maat alias Anton (32) Diringkus Polisi Setelah menjadi predator Seksual anak di kota pangkalpinang, Bangka belitung (babel). Warga Palembang, Sumatra selatan (sumsel) Di duga mencabuli anak di bawah umur

“Pelaku ini telah melakukan pelecehan Seksual (Sodomi) Terhadap anak anak Di bawah umur “Jelas kasat reskrim Polres Pangkal pinang, AKP adi putra

Polisi menyatakan masih mendalami Kasus dan mendalami Kemungkinan Korban pelecehan lainnya

“Untuk korban saat ini ada 5 orang, Ada beberapa lagi yang ingin melapor, Kita masih menunggu laporan lebih lanjut korban korban berikutnya

AKP adi mengungkap bahwa maat merupakan Residivis Kasus yang sama, Tersangka di ringkus di kediaman orang tuanya di kawasan puncak oleh Tim naga Reskrim Polres pangkal pinang

Pelaku maat mengumpulkan anak anak dan mempekerjakan sebagai pengamen di lampu merah. Pelaku tak punya pekerjaan, Kecuali mempekerjakan anak anak dengan mengamen di jalan dan merauh hasilnya

“Pelaku ini mengkordir anak anak jalanan, Yang Notabane pelajar dan masih memiliki orang tua, Sehingga dia ( pelaku ) Mempekerjakan anak anak untuk mengamen. “Tegasnya

Anton sendiri tidak segan segan memukul dan mengancam menggunakan pisau ke para korban jika menolak saat di minta mengamen. Polisi menyebut pelaku juga punya kelainan seksual menyukai anak di bawah umur Alias ( pedofil )

Kasus ini terbongkar setelah ada laporan dari salah satu orang tua korban kekerasan terhadap anak di bawah umur, Saat itu korban masih berusia 12 tahun di paksa pelaku untuk mengamen tapi korban menolak, Dan terjadi pemukulan di wajah korban pelecehan seksual

Korban Pun melapor ke orang tuanya. Setelah pelaku di tangkap, Terungkap juga korban fakta korban juga melakukan pelecehan seksual

Polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis. Pasal 80 ayat 1 UU Ri no 35 2016 tentang perlindungan anak dibawah umur, pasal 82 ayat 1 UU RI no 17 tentang perubahan perppu no 1 2015 tentang perubahan ke-2 UU RI No 23 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 292 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.